Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Tradisi Adat Terpopuler di Madiun

Adat di Kota Madiun

Menurut situs wikipedia, adat merupakan nilai-nilai yang meliputi budaya, kebiasaan, norma, kelembagaan, dan hukum adat yang mengatur tingkah laku masyarakat sekitar.

Namun adat sering kali dilupakan oleh masyarakat jaman sekarang, apalagi buat masyarakat Madiun. Untuk mengingat dan menambah wawasan untuk kalian semua, kali ini kita akan membahas seputar adat istiadat yang di Madiun.

Berikut merupakan adat yang ada di Madiun yang wajib kalian ketahui.


1| Tradisi Ruwatan Bumi


Tradisi Ruwatan Bumi merupakan tradisi yang sudah ada sejak dahulu kala dan hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat sekitar. 

Adat tersebut mempunyai tujuan penting bagi masyarakat yaitu menghormati para leluhur dan mensyukuri hasil panen yang diberikan oleh Sang Pencipta.

Selain itu, tradisi ruwatan juga memiliki tujuan agar terhindar dari mala petaka.

Biasanya acara ruwatan diadakan dengan kirab gunung yang berisi hasil panen bumi. Tradisi ini dihadiri para sesepuh untuk memberikan sambutan kepada masyarakat dan pembacaan doa.


2| Perayaan Satu Suro Agung


Di Madiun suro agung identik dengan tradisi yang selalu dilakukan perguruan pencak silat yang ada di madiun.

Ketika suro agung tiba, warga masyarakat Madiun akan berziarah ke para makam para leluhur. Selain itu, perayaan adat tersebut diadakan dengan cara hasil bumi dilarutkan ke sungai.
 
Adat ini bertujuan agar masyarakat terhindar dari malapetaka dan mensyukuri apa yang diberikan Sang Pencipta kepada kita.

3| Tradisi Nyadran


Tradisi nyadran merupakan tradisi yang terjadi di setiap bulan ruwah atau bisa disebut juga bulan ramadhan. Acara tersebut berupa ziarah makam, nyekar, atau mengunjungi makam para leluhur.

Salah satu tujuan dari tradisi nyadran yaitu menghormati para leluhur dan uangkapan rasa  syukur kepada Sang Pencipta.

4| Tradisi Megengan


Ada yang menyebutkan bahwa megengan merupakan kata dari bahasa jawa yang berarti "mekek nafsune sing ageng". Kalau di bahasa indonesianya berarti menghentikan nafsu yang besar.

Tujuan sebenarnya dari tradisi megengan adalah menyambut bulan suci ramadhan. Bagi masyarakat Madiun, tradisi ini wajib dilakukan.

Biasanya rangkaian acara adat ini dilakukan seperti membersihkan makam dan selamatan.

5| Ruwat Sengkolo Bumi Projo


Tradisi yang satu sering diadakan ketika pada bulan suro. Tradisi ini berupa kirab pusaka, kirab budaya hingga tumpengan. Tradisi ini selalu dihadiri oleh para sesepuh.

Posting Komentar untuk "5 Tradisi Adat Terpopuler di Madiun"