Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Dan Menanam Bibit Cabai Yang Benar | Pemula Wajib Tau!

Source : Pixabay.com

Cabai adalah salah satu jenis sayuran yang banyak diminati dikalangan masyarakat. 

Sebagaimana tanaman tersebut digunakan untuk penambah rasa pedas pada makanan, campuran bahan rempah-rempah makanan hingga dijadikan sebagai penambah nafsu makan pada setiap orang. 


Selain perawatannya yang sangat mudah, tanaman cabai juga bisa ditanam di media apapun, salah satunya dengan media tanam pada polybag. 

Sebelum menanam tanaman cabai, kita harus tahu bagaimana cara membuat bibit cabai yang baik dengan hasil yang berkualitas. 


Nah penasaran kan? Bagaimana cara membuat bibit cabai yang baik dengan hasil yang berkualitas,Yuk simak dan catat artikel berikut sampai selesai ya!



Cara Membuat Bibit Cabai

Berikut merupakan tahap-tahap pembuatan bibit cabai yang baik dan benar.


1. Alat dan Bahan Yang Perlu Disiapkan Untuk Membuat Bibit Cabai 

Sebelum kita membuat bibit cabai, kita perlu menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu, diantaranya sebagai berikut : 

Alat 

    • Pisau kecil/besar
    • Sendok kupas


Bahan

    • Sarung tangan karet
    • Papan kayu


2. Langkah Membuat Bibit Cabai Dari Biji

Langkah penting yang harus Anda perhatikan dalam membuat bibit cabai, diantaranya sebagai berikut :

  1. Mula-mula petiklah tanaman cabai yang sudah tua atau yang siap panen dengan menggunakan pisau kecil/tangan. Untuk mengetahui cabai yang sudah siap panen, yaitu dengan melihat warna fisik cabai berwarna merah.
  2. Cabai yang sudah dipetik, kemudian Anda letakkan di atas papan kayu. Lalu, jemurlah biji cabai tersebut dibawah terik matahari selama 1-2 hari.
  3. Kemudian kupas dan pisahkan biji cabai menggunakan sendok atau alat bantu lain. Kami sarankan untuk menggunakan alat bantu sarung tangan karet agar tangan Anda tidak terasa pedas.
  4. Apabila biji cabai sudah dipisahkan, biarkan biji cabai dijemur kembali di atas papan kayu dan diangin-anginkan di ruangan terbuka, kurang lebih selama 1 hari.
  5. Jika biji cabai sudah terlihat mengering, maka biji cabai sudah siap ditanam di media polybag atau sejenisnya.


Cara Menanam Biji Cabai 

Setelah kita mengetahui tahapan pembuatan biji cabai, kemudian kita beralih ke tahap selanjutnya yaitu bagaimana cara menanam biji cabai yang telah dibuat tadi.


Untuk menanam biji cabai perlu dipersiapkan alat dan bahan agar mempermudahkan kita untuk proses penanamannya.

1 Alat dan Bahan Untuk Menanam Bibit Cabai

Sebelum menanam biji cabai, siapkan alat dan bahannya terlebih dahulu, diantaranya sebagai berikut :

Alat 

    • Sekop Tanaman
    • Gayung Kecil

Bahan

    • Polybag Tanaman uk 30cmx30cm
    • Tanah Liat
    • Pupuk Kandang
    • Sarung Tangan Karet


Sesudah menyiapkan Alat dan Bahan langkah selanjutnya adalah menanam bibit biji cabai yang sudah kita buat seperti paduan diatas tersebut.


2. Langkah-Langkah Menanam Bibit Biji Cabai

Jika sudah menyiapkan alat dan bahan, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara menanam biji cabai yang sudah kita buat tadi. 


Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini. 

  1. Sediakan polybag dengan ukuran 30cmx30cm atau sesuaikan polybag yang Anda inginkan.
  2. Kemudian, isilah polybag dengan pupuk kandang dengan rasio perbandingan tanah 70% dan pupuk kandang 30%, menggunakan sekop tanaman. 
  3. Aduklah tanah dan pupuk kandang secara perlahan hingga menyeluruh.
  4. Setelah itu, berikan sedikit lubang dengan telunjuk jari kita, kira-kira sedalam 3 cm.
  5. Lalu taburkan biji cabai pada lubang tersebut menggunakan sarung tangan karet agar tidak terasa pedas di tangan.
  6. Tutuplah lubang yang sudah terisi biji cabai dengan tanah, kemudian siram sedikit dengan air menggunakan gayung kecil. Perlu diperhatikan, pada proses pertumbuhan biji cabai, untuk takaran penyiraman airnya tidak boleh berlebihan atau secukupnya, karena biji cabai sulit untuk tumbuh alias mati.
  7. Terakhir, siramkan air pada biji cabai secukupnya setiap hari, lalu lihatlah perkembangannya.


Baca Juga : 6 Resiko Yang Kalian Hadapi Ketika Tinggal Di Desa


Penutup

Melalui panduan diatas, Anda juga bisa mempraktekkannya di rumah.

Namun harus diperhatikan kembali untuk tanaman cabai yang masih tahap pertumbuhan, jangan terlalu berlebihan menyiramkan air, sebab hal tersebut bisa membuat tanaman mati dan proses perkembangannya terhambat.

 

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi gangguan dalam proses pertumbuhan tanaman cabai, sebaiknya Anda gunakan penutup seperti kayu model segitiga untuk tanaman cabai yang berusia 7-14 hari agar daun tidak cepat layu yang disebabkan oleh terik sinar matahari secara langsung.


Jika kamu ingin mendapatkan hasil cabai yang baik, sebaiknya ditanam dimusim penghujan, yang biasanya terjadi di bulan september hingga januari.


Tak lupa, untuk selalu kombinasikan tanah dengan pupuk kandang atau pupuk khusus untuk jenis tanaman sayuran.


Selamat Mencoba !



Penulis Kontributor : Arifin Al Amin

Instagram : @muhammadarifinamin

Hobi : Bercocok tanam dan musik  

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Dan Menanam Bibit Cabai Yang Benar | Pemula Wajib Tau!"